Selasa
,30 oktober 2018
Pada materi yang telah di sampaikan oleh bapak
Anik KHB S.Pd,M.Hum Pikiran adalah gagasan dan proses mental. Berfikir
memungkinkan seseorang untuk merepresentasikan dunia sebagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara
efektif sesuai dengan tujuan,rencana, dan keinginan. Kata yang merujuk pada
konsep dan proses yang sama diantara kognisi, pemahaman, kesadaran, gagasan,
dan imajinasi. Berfikir melibatkan manipulasi otak terhadap informasi, seperti
saat kita embentuk konsep, terlibat dalam pemecahan masalah,melakukan
penalaran, dan membuat keputusan. Menurut
Ki Hajar Dewantara :
1.) penataan (tetep, anteb, mantep)
keselarasan dalam pendidikan
Ketegukan berfikir/ketetapan
berfikir yang dimulai dari fikiran, dimana fikiran merupakan perasaan dari
akal. Dan objek yang tidak dapat diperas dinamakan pikiran., mengelola pikiran
itu dapat dicari dengan mencari sisi pandang. Teori-teori budaya beragam akal
merupakan terkogmisi pemikiran-pemikiran mengenai akal pemikiran di dalam pemikiran-pemikiran
para tokoh diantaranya jhon plaget,vigotsy,brunner,dan lain-lain.
2.) Kendel, bandel, ngandel
Menurut Ki Hajar Dewantara
ditanamkan di setiap jiwa yaitu ngandel,kendel, dan bandel. Dan dijelaskan pula bahwa
ada tiga fatwa yang dikedepankan oleh Ki Hajar Tewantara yaitu Ngandel mengandung makna percaya
dan patuh, atau dengan kata lain patuh yang didasari oleh rasa percaya. Percaya
dan patuh adalah dua entitas yang berbeda, bisa saja seseorang percaya terhadap
sesuatu akan tetapi tidak mematuhinya atau sebaliknya patuh untuk melaksanakan
sesuatu akan tetapi sebenarnya ia tidak percaya, kata ngandel adalah perpaduan
antara makna dua kata tersebut. Ngandel dalam istilah bahasa jawa adalah “
pendirian tegak”.
Pendidikan itu harus menghantar orang
pada kondisi yang ngandel ( berpendirian tegak/teguh). Orang yang berpendidikan
tegak adalah yang berprinsip dalam hidup. Kendel merupakan istilah yang
menunjukan keberanian, dengan harapan pendidikan akan mampu menjadikan
seseorang menjadi pribadi yang berani dan kesatria. Bandel adalah yang tahan
uji dari segala cobaan hidup dalam segala situasi dihadapinya dengan sikap
tawakal, tidak lekas ketakutan dan hilang nyali tidak mudah rusak, tidak lekas
rapuh mental dll.
Kemudian dijelaskan tentang ning,
nung, nang, neng yang mempunyai arti
perasaan ( neng ), keheningan ( ning), ketenangan ( nang) dan renungan ( nung
). Seeseorng bisa mengalami kesucian pikiran dan ketenangan batin.
1. Neng : artinya jumeneng, berdiri, sadar atau bangun
untuk melakukan tirakat, semedi, maladihening, atau mesu budi. Konsentrasi untuk membangkitkan kesadaran batin, serta mematikan
kesadaran jasad sebagai upaya menangkap dan menyelaraskan diri dalam frekuensi gelombang Tuhan.
2.
Ning : artinya dalam jumeneng
kita mengheningkan daya cipta (akal-budi) agar menyambung dengan daya rasa-
sejati yang menjadi sumber cahaya nan suci. Tersambungnya antara cipta dengan
rahsa akan membangun keadaan yang wening. Dalam keadaan “mati
raga” kita menciptakan keadaan batin (hawa/jiwa/nafs) yang hening, khusuk, bagai di alam “awang-uwung” namun
jiwa tetap terjaga dalam kesadaran batiniah. Sehingga kita dapat
menangkap sinyal gaib dari sukma sejati.
3. Nung : artinya
kesinungan. Bagi siapapun yang melakukan Neng, lalu berhasil menciptakan Ning, maka akan kesinungan (terpilih dan pinilih)
untuk mendapatkan anugrah agung dari Tuhan Yang Mahasuci. Dalam Nung yang sejati, akan datang cahaya Hyang Mahasuci melalui rasa
lalu ditangkap roh atau sukma sejati, diteruskan kepada jiwa, untuk diolah oleh jasad yang suci
menjadi manifestasi perilaku utama (lakutama). Perilakunya selalu
konstruktif dan hidupnya selalu bermanfaat untuk orang banyak.
4. Nang : artinya menang orang yang terpilih dan
pinilih (kesinungan), akan selalu terjaga amal perbuatan
baiknya. sehingga amal perbuatan baik yang tak terhitung lagi akan
menjadi benteng untuk diri sendiri. Ini merupakan buah kemenangan dalam laku prihatin. Kemenangan yang berupa anugrah, kenikmatan, dalam segala bentuknya
serta meraih kehidupan sejati, kehidupan yang dapat memberi manfaat
(rahmat) untuk seluruh makhluk serta alam semesta. Seseorang akan meraih
kehidupan sejati, selalu kecukupan, tentram lahir batin, tak bisa dicelakai
orang lain, serta selalu menemukan keberuntungan dalam hidup.
Sekian
reportase yang telah saya sampaikan dan
tak lupa saya berterimakasih kepada bapak Anik KHB S.Pd,M.Hum yang telah memberikan
pengetahuan. Dan mohon maaf apabila terdapat kekeliruan dan kata-kata yang
kurang berkenan terimaksih.
Link tugas filsafat ke 4 :
1. 15120218 Ibnu Mas'ud Alfiyansyahhttps://ibnumasud97.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
2. 15120007 Ismaul Amalia
3. 15120212 Sukma Rudi Nugrohohttps://filsafatpendidikansukmarudi.blogspot.com/2018/11/nama-sukma-rudi-nugroho-kelas-7a-npm.html
4. 15120040 Nur Tri Atika
5. Nuroh Difallah 15120497https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
6. Dewi Krisdiyanti 15120285
7. Atik Budiarti 15120010
8. Febydwiangrainy. 15120029
9. Mahmudi 15120018
10.Abdul Ghofar 15120024
11 Nailul Fauzziyah (15120405)https://nailulfauzziyah7.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
12 Devi Endah Prastiwi 15120441
13. Fadila Nurfi Ardina 15120322 https://falidafurni.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
14. Martiya zulfa risty (15120039)
15. Anisa Rona Soraya 15120447http://anisaronasoraya3.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
16. Neneng Zuliasih 15120016https://flsftpnddkn.blogspot.com/2018/11/pendidikan.html?m=1
17. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450https://meiyanilutfilk.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html?m=1
18. Dyah Saraswati (15120364)
19. Eko nur fatoni (15120020)
20. 15120334 Ahmad Haris Hidayathttps://filsafatpendidikan15120334.blogspot.com/2018/11/pemaksimalan-pemikiran.html
21. Hadiah hana putri 15120481
22. Susilo bayu
23. Lina Muntasiroh
24. 15120008 Khafidzoh Asfihani
25. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
26. Riskha Khoirul Ulya 15120219https://riskaaakhoirululya.wordpress.com/2018/11/01/pendidikan-dan-pengajaran/
27.15120023 Bayu Saputro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar